Letto Eko Bunuh Diri

 

 

Anggota Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan laut(AL) Lettu Eko Damara yang bunuh diri di Yahukimo, Papua Pegunungan, sebagian waktu kemudian, diucap terlilit utang sampai Rp819 juta. Perkara itu diprediksi faktor Eko bunuh diri.

” Maksudnya dia tidak mampu buat mengembalikan, sebab pinjam duit pula pernah mengelabui dinas. Sebabnya pinjam duit buat menutup yang di satuan lebih dahulu, nyatanya tidak dibayarkan pula,” kata Endi dalam konferensi pers di Mako Marinir, Senin( 20/ 5).

Endi berkata dari pengecekan digital forensik di hp Eko, mengalami riwayat unduh aplikasi judi online.

Tidak hanya itu, Endi menyebut dari pengecekan digital forensik, di hp Eko ditemui banyak riwayat pencarian gimana metode mati dengan kilat.

Lebih dahulu keluarga korban merasa terdapat yang janggal dengan kematian Eko. Paman Abdul Sattar berkata korban awal mulanya dilaporkan tewas di dalam kamar mandi. Bagi data yang diterima pihak keluarga, Eko tewas bunuh diri dengan cedera tembakan di bagian kepala.

Abdul berkata sehabis peristiwa itu, jasad dokter Eko langsung dimandikan serta dikafankan. Setelah itu, jasad Lettu Eko diberangkatkan dari Papua serta datang di Stabat, Kabupaten Langkat, pada Senin, 29 April 2024.

Pihak keluarga telah curiga dengan kematian Eko. Walhasil, sehabis jasad datang, keluarga membuka kain kafan korban serta menciptakan beberapa cedera lebam di badan Eko. Tidak hanya itu, terdapat pula sisa sundutan rokok di bagian punggung. Dalam konferensi pers hari ini, Korps Marinir menegaskan berdasar hasil investigasi, Eko memanglah bunuh diri menembak kepala dengan senjata SS2- VI.

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal( Mar) Endi Supardi menarangkan utang itu di antara lain dari rekan sesama dokter, dari rekan di satgas, warung di wilayah pembedahan sampai dari bank. Salah satunya, uang- uang itu diprediksi digunakan buat judi online.

” Kesimpulannya duit tidak berupa benda, di satgas tidak beli apa apa, di keluarga pula tidak menerima apa- apa, digunakan buat judi online. Harapannya tugas di situ dapat mengembalikan duit, nyatanya tidak, waktu terus menjadi habis, sehingga mengambil langkah semacam ini,” imbuh ia.

jadi nyambung mengapa yang bersangkutan bunuh diri. Jadi jika aku amati pesan yang di informasikan, Satgas ini 3 pekan lagi kembali, dia ketakutan dengan kondisi sebab wajib mengembalikan, sedangkan belum siap,” ucapnya.

” Dia telah menekuni gimana belajar mati, mati kilat, mati tidak terasa, dari googling yang terdapat. Sekali lagi, kami sesungguhnya tidak mau mengantarkan semacam ini, tetapi biar kabar ini tidak simpang siur, sebab seolah- olah Marinir kok diam saja,” ucap Endi.

” Kita menerima telepon kalau almarhum Lettu Laut dokter Eko Damara itu dinyatakan wafat, ditemui di kamar mandi dengan cedera tembak di kepala. Setelah itu ditanyakan keluarga apa penyebabnya, siapa yang nembak, kata mereka nanti diinformasikan sehabis hingga di rumah duka,” kata Abdul dilansir detik. com, Senin( 20/ 5).

” Nah hari itu pula diinformasikan, jenazah sehabis dimandikan, dikafankan, terus diberangkatkan. Itu dievakuasi dari posisi memakai helikopter terus dibawalah, hingga di rumah duka dekat jam 3 sore bertepatan pada 29 April 2024,” sebutnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *